Setelah iseng apply di salah situs pencari kerja, ada beberapa panggilan untuk seleksi masuk
. Karena bosan berstatus sebagai pengangguran freelance tanpa project
maka saya pun penuhi beberapa panggilan tersebut, salah dua diantaranya di sebuah perusaahan cargo & petikemas sebagai programmer dan sebuah “software house” milik seorang juara enterprenur muda sebagai web programmer, Berbekal CV resume yg isinya sedikit berbusa
, fotokopi ijazah cumlaud, dan fotokopi sertifikat dari bule 
Cerita seleksi perusahaan cargo & petikemas :
Seperti umumnya seleksi perusahaan yang cukup besar, seleksi diadakan di auditorium salah universitas swasta yg baru pertama kali saya dengar namanya, diikuti saingan peserta yang cukup banyak. Tapi dasar orang indonesia test yg dijadwalkan jam 8 baru dimulai 1 jam berikutnya 
Acara dimulai dengan mengenalkan cerita ttg betapa hebatnya perusahaan mereka. kemudian dilanjutkan dengan serentetan test psikologi yg membuat otak yg lama tidak diasah berputar lebih keras
.
Salah satu rentetan test psikologi yg buat otak “hang” dan mata berkunang-kunang adalah test Pauli, sebuah test yg soalnya hanya berisi ratusan ribuan angka-angka yg harus dijumlahkan.

Benar saja baru 10% dari soal selesai, otakĀ saya menjadi “hang”
sementara itu peserta lain sudah hampir selesai dalam menjawab soal, bahkan beberapa dari mereka ada yg telah meminta soal tambahan *emangnya makan bakso nambah
, ternyata banyak peserta telah menguasai KUMON level expert
.
Hasilnya sudah bisa ditebak, saya dan beberapa peserta lain harus pulang lebih awal dengan ucapan “Maaf Perjuangan Anda Harus Berakhir Sampai Disini” 
Cerita seleksi di “software house” milik seorang juara enterprenur muda
Seperti biasa saya datang jam 8:00 tepat, tapi sangat disayangkan kantor lokasi interview pun belum buka
. Berbeda dengan seleksi sebelumnya, kali ini peserta seleksi hanya 2 orang.
Seleksi masuk dimulai dengan memberikan dua buah soal yg harus dipilih salah satu dan harus diselesaikan dalam waktu 1,5 jam. soal tersebut memiliki nilai tersendiri, soal pertama bernilai 1 dan soal kedua bernilai 2, karena ego saya yg cukup tinggi
maka saya pun memilih soal yg memiliki nilai 2.
begitu soal dibuka “mampusss……“, soal yg di berikan adalah, yg menurut analisa saya harus diselesaikan dengan mengimplementasikan TWITTER API, FLICKR API, Word Filter Function, Google Map API, Google Translate API, dan Google Local Search API
.
Saya yg hanya merupakan programmer ecek-ecek pun hanya mampu mengerjakan bagian dengan Google API
, sisanya… untuk mendapatkan application key dalam membuat aplikasi API pun gagal didapatkan

Yup, bisa ditebak lagi
tidak ada kontak lebih lanjut tentang ketertarikan menghire saya 
demikian cerita tentang seleksi masuk yg beberapa waktu lalu saya alami, mungkin saat ini baru cerita gagal yg baru bisa saya ceritakan 
semoga di lain waktu, jalan cerita bisa lebih baik lagi
Amieeen…








